Sabtu, November 01, 2014

Pulau Harapan, Kembali Menemukan Harapan

 
Dermaga Pulau Harapan, Kepulauan Seribu

Dari namanya saja sudah bawa aura positif ya! Semoga saja pengalaman liburan ke Pulau Harapan benar-benar memberi harapan baru ;) 

Pulau Harapan (Perjalanan)
Beberapa waktu lalu, aku dan keluarga (Bunda & Adik) tancap gas menuju Pulau Harapan. Perjalanan memang paling asik kalau ditempuh menggunakan speed boat. Selain cepat sampai, nyaman pula (hehe orangnya nggak mau ribet). 

Dari Marina Ancol menuju Pulau Harapan kayaknya memakan waktu sekitar 90 menit, aku kurang pasti juga karena selama perjalanan cuma tidur saja, dan bangunnya ketika singgah di pulau-pulau lain sebelum akhirnya turun di Pulau Harapan. Salah satu pulau ada yang menarik perhatian untuk mungkin bisa dikunjungi di trip selanjutnya, yaitu Pulau Kotok (namanya khas sekali ya). Tempatnya kelihatannya sepi & tentram, cocok buat yang ingin santai-santai tanpa ribut/ kegaduhan :)

Singkat cerita, sampailah di Pulau Harapan. Aku sempat kaget, karena pulau ini nggak memiliki pantai. Pesisirnya dibeton supaya nggak terjadi abrasi lebih parah. Pulau ini memang memiliki penduduk yang tinggal di sana. Tapi nggak apa-apa, dermaganya juga menurutku indah kok. Seperti sedang ada di film-film nuansa keindonesiaan yang khas yang mana settingannya itu di perumahan pinggir laut. Airnya juga masih jernih :) Di Pulau Harapan ini kami tinggal di rumah penduduk yang dijadikan homestay/ tempat menginap. Makanan juga sudah disediakan. Waaah, pokoknya liburan kali ini harus benar-benar bisa lepas stres & penat! :D

Hari Pertama, Trip Pulau Perahu
Mensyukuri Indahnya Kepulauan Indonesia 
(Lokasi: Pulau Matahari, Pulau Perak, Pulau Gosong, Pulau Bulat)


"Wahai adik, dilarang melepas pegangan kakakmu," 
- kakak yang ketakutan belum biasa snorkling 

Snorkling di Pulau Matahari
(padahal selalu minta pegangin)

Pulau Perak, di perairan yang dangkal tempat biasa dipakai latihan snorkling
(salah langkah, latihan malah setelah nyelup di tempat yang dalam)

Santai-santai sambil makan gorengan di Pulau Gosong (pulau yang isinya hamparan pasir saja)
*WHOA Di tengah pulau pasir ada yang jualan gorengan! 
Mereka adalah penduduk asli Pulau Harapan. Luar biasa ya perjuangannya.
Kita yang biasanya naik kereta & busway, mereka naik perahu ke tengah pulau.
#HidupdalamSyukur




Menanti Sunset di Pulau Bulat

Snorkling di Pulau Matahari, jalan-jalan ke Pulau Gosong (pulau kecil yang hanya memiliki hamparan pasir putih), sampai melihat sunset di Pulau Bulat. Indah banget! Luar biasa memang ciptaan Allah itu ya. Jadi menyadari betapa kecilnya manusia, saat dibawa berkeliling pulau naik perahu kecil yang biasa dipakai oleh nelayan memancing.

Selain bisa introspeksi diri, merilekskan pikiran dengan memandangi indahnya hamparan lautan, aku juga jadi belajar lebih bersyukur. Bapak yang menemani kami berkeliling pulau ini ternyata sehari-harinya juga berprofesi sebagai seorang nelayan. Tiap harinya ia berangkat ke tengah lautan mencari ikan, dan perjalanan pergi saja sudah memakan waktu 4 jam. Jam 3 pagi ia berangkat. Belum lagi kalau hasil tangkapannya tidak seberapa, karena banyak yang ditangkan oleh pihak asing. Satu lagi kenyataan pahit yang harus aku saksikan dengan mata kepala sendiri.

Tubuh Bapaknya yang kecil dan kurus ternyata berbanding terbalik dengan kekuatannya. Ia kuat, sangat kuat. Mampu menarik & mendorong perahu ini kesana kemari saat hendak diparkir & diluncurkan kembali ke laut. Kagum! Aku yang tinggal di kota dengan berbagai fasilitas yang lengkap dan sudah memadai, harus banyak belajar darinya yang bisa menyesuaikan hidup dengan kondisi yang serba terbatas.  

But then again, keterbatasan itu sangat relatif. Ada yang puas & bersyukur dengan hidup hanya begitu-begitu saja, ada yang jarang bersyukur dan selalu ingin agar memiliki hal yang lebih dan lebih, bahkan di luar kebutuhannya. Aku harus introspeksi diri. Improvement is a must, but being grateful is the most necessary thing. 

Trip Hari Kedua
Dari Pulau ke Pulau  
(Lokasi: Pulau Penangkaran Penyu [lupa namanya], Pulau Genteng Besar, Pulau Magaran) 

Penangkaran penyu

Pulau Genteng Besar (Pulau dengan pasir cantik yang ada hutannya juga, seru!)

Hutan di Pulau Genteng Besar

The Beautiful Pulau Magaran

Jalan-jalan ke sebuah pulau yang memiliki penangkaran penyu (penyunya lucu banget!!) & budidaya mangrove, satu lagi pengalaman baru buatku. Ketar-ketir sih, setiap melakukan perjalanan untuk pindah antar pulau, karena ombak yang nggak terlalu stabil (hehe penakut ya).

Menikmati setiap detik di kapal, sangat merilekskan pikiran. Lupakan sejenak pekerjaan yang sudah menanti, syukuri & nikmati saja dulu waktu bersama keluarga ini. Kami juga singgah di pulau Genteng Besar (so far, the most favorite!). Pulaunya indaaaaaaah banget! Pasir putih, air biru kehijauan, serta genangan pantai yang tenang di pinggir hutan.

Tujuan terakhir adalah Pulau Magaran, yang konon katanya merupakan 'pulaunya' mantan presiden Soeharto. Masuknya juga agak seram sih, karena katanya nggak terbuka untuk umum. Nggak ngerti lagi bagusnya :') Seperti lautan yang dibelah oleh jembatan & dermaga kecil serta pagar-pagar kecil yang memberikan kesan eksklusif. 

Setelah puas, kami pun pulang kembali ke Pulau Harapan, kembali ke homestay dan packing untuk siap-siap pulang. It's been super awesome and an eye opening experience (maklum, anaknya bukan anak laut, jarang ke air hehe).

Begitu banyak daerah tujuan wisata di Indonesia yang harus kita eksplor sebelum jalan-jalan ke luar negeri. Masih banyak penduduk lokal daerah wisata yang perlu kita bantu untuk dapatkan penghasilan.. Semoga bisa berlibur ke tempat-tempat lain yang nggak kalah eksotisnya! Ada saran ke mana? :) 
Blogger Tricks

Minggu, Juli 13, 2014

Temu Kangen #HidupdalamSyukur



Foto: buka puasa bersama Perkumpulan Hockey Unversitas Indonesia
(tanpa para lelaki)
Sabtu, 12 Juli 2014

* * *

#HidupdalamSyukur

Yang aku syukuri hari ini: Walau mungkin nggak banyak, tapi aku bersyukur. Punya teman dan sahabat yang menyukai aku apa adanya (asumsi aku sih, haha insha Allah deh ya), yang mau terima aku entah itu saat aku di atas ataupun di bawah. Menyemangati ketika sedang down, dan mengapresiasi tapi memastikan agar kita nggak besar kepala ketika sedang di atas. Teman yang baik nggak menuntut.. Dan aku sendiri berpikir bahwa teman yang sebenarnya itu bukan teman yang 'sengaja' kita cari. Mereka datang dengan sendirinya, dan mungkin memang takdirnya. Bukan tentang seberapa lama kita mengenal orang, atau seberapa sering kita bersama-sama menghabiskan waktu dengan mereka. Tapi sahabat adalah mereka yang datang di kehidupan kita, dan mereka nggak pergi untuk ninggalin kita. Itu. :) *sok-sok seperti Bapak Mario Teguh =)


But you know what, I'm always open for new friendships or maintaining ones I already have. 
I always love the sincerity in having good friendships.

* * *

Anyway, buka puasa kemarin adalah sekaligus acara perpisahan dadakan sama Uung (samping aku di foto selfie). Dia mau kuliah ke Korea Agustus nanti. Wah! Waktu aku dengar beritanya jujur kaget, karena bangga sama Uung. Uung sudah tambah dewasa, bahkan bisa ngalahin aku yang memang juga ingin bisa kuliah ke luar negeri. Ya.. semua manusia ada jalan hidupnya masing-masing.. Percaya aja kalau kita sudah usaha, pasti diberikan jalan, semua ada waktunya. Kalau memang mimpi kita belum tercapai, pasti Tuhan memberi mimpi yang lebih indah dan keren lagi. Husnuzan sama Allah intinya.

Seru banget, malam-malam sekitar jam setengah 12 malam mampir jajan es krim, sampai rumah Resti makan lagi (tengah malam loh), dan akhirnya pun tidur. Bangun pagi untuk sahur lalu nonton Belanda menang dan berhasil dapat juara tiga Piala Dunia 2014 (Hore!! Semoga Jerman yang juara satu!), shalat Subuh, lalu tidur lagi.

Sok-sokan mau pulang ke rumah masing-masing jam 6 pagi, jam 7.20 waktu Resti pulang dari pasar kita semua masih tidur :) 

* * *
#HidupdalamSyukur adalah proyekku di blog ini untuk menuliskan secara rutin apa-apa yang bisa kita syukuri di kehidupan kita. Nggak perlu hal besar, hal terkecil dan ternggak penting (menurut orang lain) sekali pun bisa menjadi sesuatu yang patut untuk disyukuri. Tujuannya untuk mengingatkan diri sendiri bahwa hidup ini indah. Kalau sedang sedih atau down, coba buka-buka lagi label berhashtag #HidupdalamSyukur ini :)

Jumat, Juli 04, 2014

Tips dan Trik Tetap Cantik Selama Bulan Ramadhan


Assalamualaikum..

Sudah masuk Bulan Ramadhan, bulan yang selama ini kita nantikan kedatangannya. Aku sendiri pun sebenarnya excited menanti kedatangan bulan penuh berkah ini. Rasa syukur juga kerap kali terucap dalam hati karena masih dipertemukan dengan bulan penuh rahmat ini.

* * *

Masuk ke dalam topik yang akan dibahas di blog post kali ini, yaitu tips dan trik bagi teman-teman supaya bisa tetap terlihat segar dan cantik selama bulan Ramadhan. Pada dasarnya cantik itu nggak hanya apa yang ada pada penampakan atau tampilan luar tiap-tiap manusia, tapi juga bagaimana ia bisa mengindahkan dirinya dari dalam. Sesuatu yang tidak terlihat dan bersifat lebih hakiki. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk tetap menjaga kecantikan luar dan dalam diri kita.

Nah, pada kesempatan kali ini aku mau share sedikit tips dan trick supaya bisa tetap cantik selama bulan Ramadhan.
  1. Bangun pagi, ucapkan doa bangun tidur. Setelah itu cuci muka (bisa juga sikat gigi bagi yang tidak nyaman langsung makan setelah bangun tidur). 
  2. Makan sahur dengan makanan yang memiliki kandungan nutrisi yang cukup untukmu menjalani berbagai aktivitas di siang hingga sore harinya. Jangan lupakan asupan karbohidrat, protein, vitamin, serta lemak (secukupnya). Kalau aku biasanya makan nasi, lauk dengan protein tinggi (kalau sedang malas biasanya makan telur karena mudah untuk dibuat), sayur (kadang-kadang kalau sedang ada hehe), ditutup dengan cemilan secukupnya dan susu.
  3. Setelah sahur sebaiknya nggak tidur karena tidak baik bagi tubuh. Tilawah dan membaca buku bisa dijadikan alternatif dari keinginan menggebu untuk tidur (hehe). Lagipula dengan tilawah bisa menambah pahala lebih banyak kan ^^
  4. Selanjutnya adalah bersiap untuk melakukan aktivitas rutin. Untuk riasan wajah, nggak bisa sembarangan tentunya.**
**Bagi perempuan, kulit wajah merupakan aset berharga yang harus dirawat dan dijaga kebersihan, kesehatan, dan keindahannya. Bagi kamu-kamu yang punya segudang aktivitas dan ingin supaya wajah tetap bersinar dan cantik secara alami, bisa pakai Garnier BB Cream setiap harinya.

Selain membuat wajah lebih cerah, bisa juga untuk menyamarkan bekasjerawat atau noda hitam yang ada di wajah. Kita pun nggak perlu khawatir dengan kondisi kulit wajah karena cream ini juga bisa melembabkan dan menutrisi kulit kita supaya tetap terjaga.


Kemasan Garnier BB Cream ini sangat ergonomis, mudah dibawa kemanapun tanpa masalah sehingga wajah kita bisa terproteksi sepanjang hari. Mudah untuk diblend ke wajah, memiliki wangi yang fresh dan natural, pas dengan warna kulit orang Indonesia, serta harga yang sangat terjangkau. garnier BB Cream pun bisa dijadikan teman sehari-harimu untuk mempercantik wajah.

Jadi walaupun sedang berpuasa dan tidak banyak mengonsumsi air putih, kita tetap bisa menjaga kestabilan dan kelembaban kulit kita.

* * *

Selain itu kita pun harus tetap produktif walaupun sedang berpuasa. Check out doodles seru yang aku post di bawah ini ;)


Selamat Berpuasa, have a great Ramadhan! :)